Wednesday, January 4, 2012

HAJI (ziarah) bag.5; Pendahuluan

Pendahuluan

Pelajaran apa yang saya dapat dari pengalaman Haji saya? Pertama harus bertanya – Apa itu Haji? Pada dasarnya, Haji adalah evolusi manusia menuju Allah. Ini adalah demonstrasi simbolis dari falsafah Penciptaan Adam. Untuk lebih menggambarkan ini, mungkin bisa dikatakan bahwa kinerja (performance) Haji adalah pertunjukan simultan tentang banyak hal, Ia (haji) adalah sebuah "pertunjukkan penciptaan"("show of creation"), sebuah “pertunjukkan sejarah” ("show of history"), sebuah "pertunjukkan persatuan/keesaan"("show of unity"), sebuah "pertunjukkan ideologi Islam"("show of the Islamic ideology") dan sebuah pertunjukkan Umat (a show of the Ummah).

Kondisi di bawah ini berlaku dalam "pertunjukkan" ini. Allah (Tuhan) adalah Yang Mementaskan (stage manager/sutradara). Tema yang digambarkan adalah tindakan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Adam, Ibrahim, Hajar, dan setan adalah karakter-karakter utama nya. Layar (scene-scene) nya adalah Masjid al-Haram, kawasan Haram, Mas'a, Arafat, Mashar-Mashar dan Mina. Simbol-simbol pentingnya adalah Kaaba, Safa, Marwa, siang, malam, sinar matahari, matahari terbenam, berhala-berhala dan upacara korban. Pakaian dan make up nya adalah pakaian Ihram, Halgh dan Taqseer. Terakhir, Pemain dari peran dalam "pertunjukkan" ini hanya satu, dan itu adalah ANDA!

Tanpa memandang apakah Anda seorang lelaki atau perempuan, muda atau tua , hitam atau putih, anda adalah fitur utama dari performance (pementasan). Peran Adam, Ibrahim dan Hajar dalam konfrontasi antara "Allah dan Setan" dimainkan oleh anda. Akibatnya, anda, secara individual, adalah Sang Pahlawan dari "pertunjukkan".

Setiap tahun, umat Islam dari seluruh dunia didorong untuk berpartisipasi dalam “pertunjukan” besar ini (Haji). Setiap orang dianggap sama. Tidak ada diskriminasi diberlakukan atas dasar ras, jenis kelamin, atau status sosial. Sesuai dengan ajaran Islam, SEMUA ADALAH SATU DAN SATU ADALAH SEMUA.

Orang yang mengembalikan kehidupan seseorang, telah mengembalikan kehidupan seluruh manusia dan orang yang membunuh satu (orang), telah membunuh semua.

Namun musuh Islam terus dengan sengaja membiayai kampanye melawan Islam. Mereka menyerang dengan menolak bahwa Islam mengakui manusia sebagai individu yang diperkaya dengan hak dan nilai-nilai khusus. Dalam kaitan dengan konsep haji, ia relegasikan (diserahkan untuk ditangani) ke status kewajiban yang memiliki signifikansi yang sangat sedikit/kecil. Seperti Imam Ali, putra Kaaba telah mengatakan:

As if Islam is a lamb fur-coat that is put on inside out
(Seolah-olah Islam adalah mantel-bulu domba yang dipakai dalam keadaan terbalik)*

Apa yang telah saya pelajari secara pribadi dari Haji-saya menjadi sangat "kecil" dan Haji menjadi sangat "besar" artinya? Seberapa jauh dan apa yang bisa saya lihat dari pengalaman ini? Halaman berikut ini adalah produk yang sederhana upaya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Tujuan Saya adalah tidak untuk memberitahukan kepada pembaca apa yang harus dilakukan selama haji. Ini dapat dicapai dengan merujuk ke buku ritual. Sebaliknya, saya ingin berbagi dengan Anda persepsi saya tentang signifikansi haji. Mereka akan membantu Anda untuk memahami mengapa ini diwajibkan atas umat Islam untuk melakukan tugas ini, atau paling tidak mendorong Anda untuk berpikir tentang Haji.

Dr Ali Shariati


------
* Penerjemah masih mencari arti yang cocok untuk ini. Jika ada usul/saran untuk terjemah ini? Silahkan komentar di bawah posting ini. terimakasih. ;)










-----from:-----
Hajj (The Pilgrimage)
By: Dr Ali Shariati
Diterjemahkan (ke Bahasa Inggris) oleh: Ali A. Behzadnia, M.D. & Najla Denny
Diterjemahkan (ke Bahasa Indonesia dari Edisi Inggris) oleh: Ahmad Wasim

.

Artikel Terkait

No comments:

 
;