Friday, May 8, 2009

Hajj Dr. Ali Shariati 1

Jika anda kebtulan membuka halaman ini, lebih baik anda masuk dalam alamat2 di bawah ini (sudah lebih baik terjemahannya):

Haji (Ziarah) bag.1; Haji (Ziarah)
HAJI (Ziarah) bag.2; Tentang Pengarang
HAJI (Ziarah) bag.3; Prakata Translators
HAJI (ziarah) bag.4; Pendahuluan Pengarang
HAJI (ziarah) bag.5; Pendahuluan





Haji (Ziarah)


Dr Ali Shariati


Diterjemahkan (ke Bahasa Inggris) oleh:
Ali A. Behzadnia, M.D. & Najla Denny

Diterjemahkan (ke Bahasa Indonesia dari Edisi Inggris) oleh:
Ahmad Wasim, S.Ag


Disiapkan oleh Evecina Yayasan Pendidikan & Budaya (ECEF)
PO Box 11402 – Costa Mesa, CA 92627

Copyrights diawetkan

Diterbitkan oleh Jubilee Tekan
________________________________________
Direproduksi dengan izin dari
Ahlul Bayt Digital Islamic Library Project team









Tentang Pengarang
_______________________________________


Dr Ali Shariati dilahirkan di Mazinan, sebuah suburban (pinggiran kota) dari Mashad, Iran. Dia menyelesaikan SD dan SMA di Mashad. Pada saat di Perguruan Tinggi Pelatihan Guru, ia masuk ke dalam kontak dengan pemuda dari strata masyarakat ekonomi yang lebih rendah dan merasakan kemiskinan dan kesulitan yang ada.

Pada usia delapan belas, ia mulai mengajar sebagai guru dan sejak itu ia menjadi siswa sekaligus juga menjadi guru. Setelah lulus dari perguruan tinggi di tahun 1960, dengan beasiswa ia ikut lulus studi di Prancis. Dr Shariati, seorang siswa kehormatan, menerima gelar doktor dalam sosiologi pada tahun 1964.

Ketika dia kembali ke Iran ia ditangkap di perbatasan dan dipenjarakan dengan alasan bahwa ia telah berpartisipasi dalam kegiatan politik saat belajar di Perancis. Dibebaskan pada 1965, ia mulai mengajar lagi di Universitas Mashad. Sebagai seorang Muslim sosiolog, ia berusaha untuk menjelaskan masalah masyarakat Muslim di sudut prinsip-prinsip Islam - menjelaskan kepada mereka dan mendiskusikan mereka dengan siswa. Secepat mungkin, ia memperoleh popularitas dengan siswa dan berbagai kelas sosial di Iran. Oleh karena itu, rezim merasa berkewajiban untuk menghentikan kursusnya di universitas.

Kemudian ia dipindahkan ke Teheran. Di sana, Dr Shariati melanjutkan karir nya yang sangat aktif dan cemerlang. Dia kuliah di Houssein-e-Ershad Religious Institute menarik tidak hanya enam ribu siswa yang terdaftar di kelas musim panas, tetapi juga banyak ribuan orang dari berbagai latar belakang yang tertarik dengan ajaran nya.

Edisi pertama bukunya habis terjual dengan cepat lebih dari enam puluh ribu eksemplar, walaupun ada halangan dan gangguan oleh pihak berwenang di Iran. Dihadapi dengan sukses luar biasa dari kursus Dr Shariati, polisi Iran yang mengepung Houssein-e-Ershad Institute, banyak orang ditangkap dan pengikutnya sehingga menghentikan kegiatan itu. Untuk kedua kalinya, dia mengalami sebuah istilah penjara delapan belas bulan di bawah kondisi yang sangat keras. Tekanan populer dan protes internasional mengharuskan rezim Iran untuk melepaskan Dr Shariati pada 20 Maret 1975. Namun, ia tetap dalam pengawasan agen keamanan Iran. Hal ini sama sekali tidak ada kebebasan ketika ia juga tidak dapat menerbitkan pemikirannya atau kontak dengan siswa. Gerah di bawah kondisi seperti itu, sesuai dengan ajaran dari Quran dan Sunnah Nabi Muhammad (PBUH), dia menyadari bahwa dia harus bermigrasi (hijrah, pent.) dari negara. Berhasil dalam usahanya itu, ia pergi ke Inggris tetapi martyred (terbunuh, pent.) tiga minggu kemudian pada 19 Juni 1977.

Dr Shariati belajar dan mengalami banyak sekolah-sekolah filosofis, sosial dan teologi pemikiran dengan view Islam. Kita dapat mengatakan bahwa dia adalah seorang Muhajir Muslim yang bangkit dari kedalaman laut dari mistisisme timur, naik ke ketinggian yang dahsyat pegunungan ilmu-ilmu sosial di barat, namun tidak kewalahan, dan dia kembali ke tengah-tengah kita dengan semua pelayaran jewels yang fantastis ini.

Dia tidak reaksioner yang fanatik yang menentang hal-hal yang baru tanpa pengetahuan dan tidak pula dia yang disebut westernized intelektual yang ditiru dari barat tanpa penghakiman independen.

Luas pengetahuannya tentang kondisi dan kekuatan pada masanya, ia memulai kembali kepada Islam (revival Islam) dengan pencerahan dari rakyat, khususnya kaum muda. Ia percaya bahwa jika elemen masyarakat harus benar iman, mereka akan secara total membaktikan diri mereka sendiri dan menjadi elemen aktif dan Mujahid yang akan memberikan semuanya - termasuk kehidupan mereka - untuk cita-cita mereka.

Dr Shariati terus berjuang untuk menciptakan nilai-nilai kemanusiaan pada generasi muda, generasi yang memiliki nilai-nilai yang telah defaced dengan bantuan metode yang paling ilmiah dan teknis. Penuh semangat ia berusaha untuk kembali memperkenalkan Quran dan sejarah Islam kepada generasi muda sehingga mereka dapat menemukan kebenaran mereka sendiri dalam semua dimensi kemanusiaan dan melawan semua kemerosotan kekuatan masyarakat.

Dr Shariati menulis banyak buku. Beberapa karya-karyanya terdaftar di akhir buku ini. Dalam semua tulisannya, ia mencoba untuk memberikan gambar Islam yang jelas dan tulus. Dia sangat percaya bahwa jika intelektual dan generasi baru menyadari kebenaran dari iman ini, upaya ke arah perubahan sosial akan berhasil.

Informasi lebih lanjut tentang penulis dapat ditemukan dalam bukunya "Di Sosiologi Islam" diterjemahkan oleh Hamid Alger.

Artikel Terkait

No comments:

 
;